Jemberpost.com,
Kegiatan non fisik yang dilaksanakan dalam rangka TMMD ke-81 di Desa Kemuning Lor dan Desa Darsono Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember harus bisa menambah wawasan yang luas bagi masyarakatyang tinggal di wilayah pedesaan terutama dalam wawasan kebangsaan. “Karena wawasan kebangsaan ini sangat luas cakupannya, tidak saja masalah bendera merah putih, Pancasila, cinta tanah air dan lainnya, masalah peternakan juga sangat berkaitan misalnya bagaimana masyarakat akan mengembangkan peternakannya yang akan menjadikan ketahanan pangan diwilayah itu, “demikian harapan Komandan Kodim 0824 Jember, Letkol Inf. Dedy Agus Purwanto saat evaluasi dan monitoring TMMD ke-81, di Aula Bapekkab Jember kemarin.
Meskipun secara fisik semua kegiatan TMMD diserahkan kepada Komandan Satgas TMMD ke-81 dalam hal ini Komandan Kodim 0824 Jember, namun secara administrasi masih menjadi tanggung jawab masing-masing SKPD. “Maka sisa waktu ini harus benar-benar dicari celah yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan perbaikan, “pinta Dandim Letkol Inf. Dedy Agus Purwanto.
Sementara itu Kepala Bapekab Jember, Drs. Mud’har Syarifudin dalam evaluasi dan monitoring pelaksanaan TMMD kemarin mengatakan hingga saat pemerintah masih komitmen terhadap program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang merupakan program nasional dalam rangka menjaga keutuhan bangsa Indonesia serta mempererat NKRI. “Program ini tidak hanya berkeliling dan bekerja sama dengan masyarakat di pedesaan, namun lebih dari itu untuk menjaga dan mempererat keutuhan bangsa, “jelasnya.
Lebih lanjut menurut Mudhar, bahwa pelaksanaan TMMD kali ini sangat pendek, bila dibandingkan dengan banyaknya kegiatan yang dilaksanakan. “Kegiatan TMMD dilaksanakan dalam tiga tahapan diantaranya pembukaan, evaluasi dan monitoring dan penutupan TMMD, “jelasnya.
Meskipun Bupati Jember sebagai pemangku wilayah telah menyerahkan semua kegiatan kepada TNI yang melaksanakan TMMD, bukan berarti pekerjaan itu semuanya ditangani oleh TNI, tetapi masing-masing SKPD juga harus bertanggung jawab atas pelaksanaan pekerjaan tersebut. “
Seperti harapan Bapak Bupati Jember yang disampaikan oleh Mudhar, agar pelaksanaan TMMD ke-81 kali tidak sampai memalukan artinya mulai pelaksanaan hingga selesainya kegiatan TMMD yang akan berakhir bulan Oktober ini harus benar-benar bermanfaat bagi wilayah yang terkena dampak TMMD ini. “Maka setiap SKPD harus selalu bertanggung jawab terhadap kegiatannya, baik fisik maupun non fisik, “harapnya.
Masih menurut Mudhar, bahwa ada beberapa hal yang perlu diwaspadai terkait dengan kegiatan fisik berupa bedah rumah yang sampai saat ini belum selesai dan terganjal oleh material. “Banyak rumah yang sudah diperbaiki belum ada pintu dan cendelanya, padahal semua biaya untuk perbaikan sudah diserahkan dan yang paling membanggakan dengan kegiatan bedah rumah oleh TNI terdapat efisiensi sebesar lebih dari 15%, “ujarnya.
Pembangunan bidang fisik lainnya berupa pembangunan jembatan yang ini harus bersamaan dengan selesainya pembangunan jalan, sebab menurut rencana pada saat penutupan TMMD, secara bersama-sama akan melihat dari dekat semua program TMMD sudah dilaksanakan apa belum. “Dan kalau sampai pada saat penutupan, pembangunan jalan yang menuju ke Jembatan belum selesai, maka dirasa kurang bagus apalagi kalau diambil gambarnya, “tandas Mudhar Syarifudin.
Selain program fisik yang dilaksanakan tidak kalah pentingnya program non fisik oleh SKPD seperti dari Kantor Infokom, Dinas Koperasi, Dinas Kesehatan dan lainnya juga harus benar-benar dilaksanakan dengan bukti yang lengkap diantaranya berupa foto-foto kegiatan. “Foto kegiatan ini harus selalu terpampang di setiap Posko TMMD, agar dapat dilihat secara langsung oleh siapapun yang membutuhkan, “pintanya.
Dari hasil evaluasi yang telah dilaksanakan dengan sisa waktu kurang lebih 8 hari lagi, maka bagi SKPD yang belum melaksanakan kegiatan atau belum menyelesaikan kegiatannya segera terjun untuk melaksanakan semua programnya. “Karena waktu 8 hari ini sangat sempit, ditambah pada saat penutupan TMMD nanti, semua program harus sudah rampung, “pungkasnya. (sal/tot)
Kategori
Blog Archive
Jumat, Oktober 24, 2008
Biaya Bedah Rumah TMMD Bisa Hemat 15%
Diposting oleh Team Redaksi
Label: Berita Umum, Pembangunan Desa
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar