
Jemberpost.com,
Tekad Bupati Jember, MZA. Djalal dalam menggairahkan potensi perkebunan di Kabupaten Jember mendapat sambutan yang apresiatif dari pihak pengelola kebun. Buktinya, Selasa di aula PTPN XII para manager perkebunan di Kab. Jember mengadakan pertemuan guna membicarakan keinginan bupati tersebut.
“Potensi-potensi perkebunan di Jember bila lebih dimaksimalkan lagi tentu akan dapat meningkatkan pendapatan daerah dan taraf ekonomi masyarakat, misalnya saja potensi lahan, hasil produk perkebunan dan lain sebagainya.”, kata Ir. Suwarno, MM, Manager PTPN XII Wilayah II yang bertindak sebagai moderator dalam acara itu.
Lebih lanjut ia mengatakan sebenarnya banyak sekali areal-areal perkebunan yang dapat dipotensikan dan dipromosikan melalui kerjasama dengan pihak ke tiga yang dalam hal ini adalah investor.
Senada dengan Suwarno, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun), Ir. Dwidjo Sulastiono mengatakan berdasarkan statement Bupati Djalal saat mengadakan pertemuan dengan para Administratur beberapa waktu lalu, teradapat suatu point penting yang perlu ditindaklanjuti, yaitu optimalisasi potensi perkebunan. “Pihak Pemkab sendiri tidak akan melakukan intervensi berkaitan dengan hal tersebut”, katanya menambahkan. Pemkab hanya membantu membesarkan BUMN dan mempermudah segala perijinan kerjasama, sehingga pada akhirnya diharapkan terdapat suatu hubungan simbiosis mutualisme yang dapat menguntungkan semua pihak.
“Dengan adanya kolaborasi kekuatan antara BUMN dan Pemkab tentu nantinya akan dapat meningkatkan kemajuan program pembangunan di Kabupaten Jember di masa mendatang”, tegas Dwidjo.
Mengutip pernyataan bupati, Dwidjo mengatakan banyak areal perkebunan yang dapat dikelola lebih komersial lagi. “Bupati sendiri ingin sekali lebih mengembangkan tanaman perkebunan, seperti kopi, karet ataupun wisata yang ada disana”, imbuhnya. Diharapkan, bila ada investor yang datang dan ingin berinvestasi di Jember, pihak pengelola kebun dapat menyambut mereka dan menawarkan suatu jalinan kerjasama.
Namun, untuk membuka peluang investasi masih ada hal yang perlu dipersiapkan. Menurut Kepala Kantor Infokom, Drs. Agoes Slameto, M.Si yang juga hadir pada acara itu, pihak perkebunan harus menyediakan data-data, profil dan peta wilayah kebunnya untuk kemudian diserahkan pada Kantor Infokom guna kepentingan promosi. “Dan yang paling menggembirakan adalah janji Bapak Bupati untuk membantu mempromosikan dan menawarkan potensi perkebunan kepada para pengusaha”, tegasnya.
Berkaitan dengan investasi, Agoes menandaskan dengan adanya Bulan Berkunjung ke Jember yang telah dilaksanakan selama 2 kali ternyata membawa angin segar, khususnya untuk iklim investasi di Jember. Ia kemudian menjelaskan saat ini sudah banyak investor yang indent untuk menanamkan modalnya di kota tembakau ini. “Mari kita satukan visi dan misi untuk mencapai kemajuan Kabupaten Jember seperti yang diimpikan Bapak Bupati dan segenap masyarakat”, cetus Agoes kepada jemberpost.com
Di sela-sela pertemuan itu, Ade Prasetyo, Manager Kebun Mumbulsari menyampaikan keinginannya untuk mengembangkan potensi peternakan bagi masyarakat disekitar kebun. “Dengan adanya peternakan, diharapkan dapat membina masyarakat disana untuk beternak”, ungkapnya. Selain itu, katanya melanjutkan, di wilayah Gunung Mayang dan Mandigo juga terdapat potensi wisata petualangan yang dapat dikembangkan lagi agar lebih dikenal oleh khalayak, terutama wisatawan mancanegara.
Sementara itu, menurut salah seorang manager Kebun Banjarsari, di wilayah kebunnya banyak terdapat rumah dinas karyawan perkebunan yang kini sudah tidak dipergunakan lagi. Ia mengatakan apabila rumah dinas tersebut dipotensikan, maka sudah barang tentu dapat dijadikan sebagai rumah peristirahatan atau semacam rumah penginapan. “Dari situ para penyewa rumah dapat menikmati suasana kebun yang sangat asri dan alami, namun karena jarak kebun dengan kota tidak terlalu jauh, pengunjung juga tidak akan mengalami kesulitan untuk pergi ke pusat kota”, pungkasnya. (sal/dn)
Kategori
Blog Archive
Kamis, Oktober 16, 2008
Semakin Komersial Dengan Potensi Perkebunan
Diposting oleh Team Redaksi
Label: Berita Umum, Ekonomi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar