.jpg)
Jemberpost.com
Jember hari ini terima penghargaan pretasi yang diukir lewat bidang pendidikan di tingkat nasional. hari ini di Pulau Dewata-Bali Bupati Jember MZA Djalal menerima penghargaan Anugerah Aksara Tingkat Madya.Pada tahun 2007 kemarin atas penuntasan buta aksara pada usia produktif 15-44 tahun Kabupaten Jember telah menerima penghargaan Augerah Akasara Tingkat Pratama yang diberikan oleh Wakil Presiden RI di NTT.
Namun pada tahun ini kembali Kabupaten Jember akan menerima penghargaan yang sama Anugerah Aksara Tingkat Madya dengan penuntasan buta aksara pada usia 45-60 tahun pada hari ini di Bali. “Penuntasan buta huruf di Jember telah mencapai 95,42 % atau sebanyak 10.000 orang yang telah bisa membaca, menulis dan berhitung (Calistung),”ungkap Kepala Dinas Pendidikan Jember yang disampaikan lewat Kasi PLS (Pendidikan Luar Sekolah), Drs. Sudiyono, Msi.
Penghargaan yang akan diberikan kepada Kabupaten Jember menurut Sudiyono, atas dasar surat dari Dirjen Pendidikan Formal dan Informal tertanggal 23 Agustus 2008, Nomor 192/8/MS/2008. “Undangan itu ditujukan kepada Bupati Jember untuk menghadiri dan sekaligus menerima penghargaan Anugerah Aksara Tingkat Madya yang bertempat di Taman Budaya Denpasar-Bali pada pukul 15.00-17.00 WITA,”tandasnya.
Penghargaan yang sama pernah diraih oleh kota suwar suwir ini ketika pada tahun 2006 lalu pernah menuntaskan warga yang buta huruf sebanyak 30.038 orang. “Dengan keberhasilan Kabupaten Jember pada tahun 2007 berhasil menuntaskan buta huruf sebanyak 10 ribu jiwa pemerintah pusat memberikan penghargaan kepada Jember,”pungkasnya.
Warga belajar di Jember usia 15-44 tahun tahun 2006 tidak saja menerima pembelajaran agar terlepas dari tidak bisa Calistung sehingga diberi ketrampilan tambahan yang tergabung dalam KBU (Kelompok Belajar Usaha). “Namun untuk usia non produktif (45-60 tahun) diberi pelatihan bersama dinas terkait agar dapat meningkatkan kualitas hidupnya,”terangnya.
Meraihnya penghargaan di tingkat nasional, menurut Kasi PLS tidak serta merta diraihnya dengan mudah, namun dengan perjuangan yang cukup ketat dan seleksi. “Bahkan penilaian dimulai sejak kita mengajukan proposal dan dilanjutkan penilaian oleh pusat pada mulai tahun 2007-2008,”ujarnya.
Tim pusat dengan mendadak tampa pemberitahuan terlebih dahulu kepada pihak Dinas Pendidikan Jember untuk melakukan kroscek kepada penyelenggara dan melihat langsung kegiatan warga belajar. “Mereka mendadak ke Jember dan melihat langsung kegiatan warga belajar dan kegiatannya,”jelasnya.
Memperoleh penghargaan ini, diakui oleh Kasi PLS tidak lepas dari upaya menuntaskan buta huruf yang masih tersisa di Jember. “Selain ada peran pendidikan masyarakat juga lewat langkah konvensional dengan melibatkan organisasi masyarakat dan wanita di Jember penuntasan usia non produktif bisa dicapai,”imbuhnya.
Menurut Sudiyono justru menilai yang terpenting adanya kesadaran dari seluruh masyarakat baik dari warga belajar sendiri maupun pejabat yang ada di wilayah menjadi faktor utama keberhasilan itu termasuk media cetak dan elektronik. ”Dukungan dari semua pihak untuk membelajarkan warga yang sedang buta huruf di Jember itulah yang sangat kuat untuk dirubah,”cetusnya.
Dalam menerima penghargaan itu di Bali, rencananya Bupati Jember MZA Djalal akan hadir secara pribadi dan didampingi oleh sejumlah pejabat Jember diantaranya Kadiknas Jember, Kadishub, Kabag Umum dan sebagainya. “Pagi ini Bupati bersama rombongan akan berangkat lewat jalur udara menuju Bali,”jelas sumber protokol Pemkab Jember. (*sal)
Kategori
Blog Archive
Senin, September 08, 2008
Jember Terima Anugerah Aksara Tingkat Madya
Diposting oleh Team Redaksi
Label: Berita Umum, Nasional, Pendidikan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar