Kamis, September 11, 2008

Bupati Djalal : Genjot Aset Jember Agar Lebih Produktif


Jemberpost.com,
Sektor agrobisnis di Jember menyimpan suatu potensi yang sangat baik untuk dikembangkan. Bila hal itu terus dipacu, maka akan memberikan keuntungan bagi masyarakat agar tingkat perekonomian menjadi lebih meningkat, sehingga kesejahteraan rakyat dapat tercapaiNamun, sayangnya upaya tersebut kurang disikapi secara optimal. Padahal, pada tahun 2008 ini, khususnya pada semester pertama, kabupaten Jember memiliki Product Domestic National Bruto (PDNB) sekitar Rp 4,8 Triliun ditambah APBD yang ada sekitar Rp 1,2 Triliun dengan jumlah penduduk kurang lebih 2 juta jiwa.
”Meski tahun ini ada kenaikan, tapi kenaikannya tidak terlalu signifikan karena potensi yang ada belum dioptimalkan”, kata Bupati Jember, MZA. Djalal saat mengadakan audiensi dengan para Administratur Perkebunan se - Kab. Jember di pendopo Wahyawibawagraha.
Dalam acara yang dihadiri pihak-pihak BUMN (PTPN 10, 11, 12), BUMD (PDP dan Perhutani), Perkebunan Swasta dan Instansi terkait itu Bupati Djalal mengungkapkan bahwa bila upaya optimalisasi tidak segera dilakukan, maka perkembangan agrobisnis di Jember akan statis.
“Kita jangan menyerah pada keadaan, nanti saya akan cari peluang-peluang dalam siklus produksi yang akan secara langsung memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Jember dan bisa langsung dinikmati tanpa mengambil hak-hak perusahaan“, tegasnya.
Selain itu, lanjut Djalal, secara teknis para pihak perkebunan juga harus mengetahui upaya-upaya untuk meningkatkan aset-asetnya. ”Mari kita genjot aset-aset Jember agar lebih produktif lagi senyampang kita punya kemampuan...”, tandas Djalal dihadapan para undangan. Sebab, tambahnya, yang menikmati adalah kita sendiri, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Kepada masing-masing perwakilan, Bupati berpesan agar mereka dapat memanfaatkan segala ilmu pengetahuan yang dimiliki. “Dan saya akan membantu dalam hal revitalisasi, promosi dan pemasaran produk baik di dalam maupun luar negeri“, imbuhnya.
Dengan demikian, harap Djalal, akan membuka peluang bagi investor untuk menanamkan investasinya di Jember yang akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja, peningkatan perekonominan masyarakat yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan daerah.
”Kami siap membantu maksimalisasi potensi agro dengan cara mempermudah prosedur investasi”, janji Bupati Djalal.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Administratur Perum Perhutani Jember, Ir. Taufiq Setiyadi mengatakan bahwa sebenarnya banyak sekali peluang-peluang bisnis yang bisa dikembangkan dari potensi hutan. Yaitu dari segi tanaman pangan dan energi.
Saat ini pihaknya telah menjalin kerjasama dengan investor untuk mengembangkan jagung sebagai sumber energi bio-etanol serta mengupayakan rencana penanaman karet dan jagung pada areal hutan lindung.
”Yang penting hutan bisa berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat dan pemerintah”, katanya berharap.
Sedang menurut salah satu perwakilan dari PTPN, bahwa pihaknya ingin menjalin MoU dengan Pemkab, terutama untuk penanganan kondisi tanah perkebunan yang saat ini dirasa semakin tidak sehat lagi.
”Kondisi tanah di Jember untuk perkebunan sudah tidak begitu baik, sehingga sulit untuk menaikkan produksi ”, katanya.
Pihaknya berharap, nantinya akan ada pemikiran-pemikiran dari para ahli untuk meremajakan kembali struktur tanah di Jember. ”Dan semoga Pemkab bisa merintis adanya pupuk organik yang murah bagi petani agar produksi yang dihasilkan akan lebih meningkat dan sehat”, jelas wakil dari PTPN 12 itu. (sal/dn)



Posting Komentar

Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template custom by Adiguna