Jemberpost.com
Surabaya - Hasil perhitungan nyata (real count) versi Tim Pemenangan Karsa menempatkan Soekarwo - Saifullah Yusuf sebagai pemenang, dalam pilgub putaran kedua. Tim Karsa mengklaim memperoleh suara sebanyak 51,48 persen atau sekitar 8.127.815 suara. Sementara Khofifah-Mudjiono (Kaji) memperoleh 48,52 persen atau sekitar 7.660.434 suara
Menurut versi Karsa, Pakde Karwo berhasil unggul di 16 kabupaten dan 6 kota. Beberapa tempat itu antara lain Pasuruan, Probolinggo, Situbondo, Jember, Kota Kediri dan Kota Blitar.
Dari jumlah pemilih terdaftar versi Karsa, yakni 29.280.470 orang dan 62.853 TPS, angka golput mencapai 13.077.683 orang dan suara tak sah 493.115 orang.
Sekretaris Tim Pemenangan Karsa, Anna Luthfi mengatakan, rekapitulasi penghitungan suara itu diperoleh dari saksi di setiap TPS. Begitu suara selesai dihitung, saksi langsung mengirimkannya ke saksi tingkat PPS, PPK, kabupaten/kota, terakhir ke tim propinsi.
"Jadi berantai. Semua saksi kami bekali handphone, jadi langsung hari itu juga bisa dikirim," kata Luthfi,
Luthfi menjamin, data yang didapatnya merupakan data faktual. Sehingga tidak ada margin of error. "Ini kan bukan quick count, jadi nggak ada margin errornya. Kalaupun ada, paling hanya 0,0 sekian persen," ujar ketua BM PAN Jatim itu.
Anggota tim pemenangan Karsa lainnya, Agus Maimun menambahkan, pihaknya tetap mengingatkan kepada seluruh masyarakat, agar tetap tenang dan mempercayai hasil yang dikeluarkan KPU Jatim, sebagai penyelenggara. Sebab, hasil dari tim pasangan calon mungkin saja berbeda.
"Mungkin saja ada perbedaan. Tapi kita kembalikan ke demokrasi, dimana KPU sebagai penyelenggaranya," ujar Agus.
Tim Karsa bertekad, tidak akan menodai jalannya pilgub putaran kedua ini, termasuk saat penghitungan suara. Sebab, pihaknya tidak ingin pilgub sampai melahirkan konflik.
"Kami akan patuh pada peraturan perundang-undangan, kami menunggu keputusan KPU saja. Kalaupun ada perbedaan jumlah, jangan dijadikan pemicu," jelas Agus.
Lantas bagaimana jika hasil KPU, Karsa dinyatakan kalah? Agus menjawab akan menerimanya dengan lapang dada. Asalkan, sesuai dengan kenyataan dan tidak ada kecurangan.
"Waktu itu pakde (Soekarwo, red) kan sudah pernah bilang, siap kalah asalkan tidak curang," tandas wakil sekretaris DPW PAN Jatim itu.
Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum Jatim masih belum mengeluarkan pengumuman hasil penghitungan resmi. KPU mencatat daftar pemilih tetap pilgub Jatim putaran kedua adalah 29.280.470 pemilih, yang diberi kesempatan mencoblos di 62.859 TPS. [BJ]
Kategori
Blog Archive
Jumat, November 07, 2008
Versi Karsa: Soekarwo 51,48 %, Khofifah 48,52 %
Diposting oleh Team Redaksi
Label: Berita Umum, Politik
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar