
Jemberpost.com,
Sholat Tarawih saat bulan Ramadhan tiba merupakan sholat sunnah mu’akkad, yaitu sholat sunnah yang dianjurkan. Meski ibadah puasanya merupakan ibadah yang bersifat wajib, namun sholat tarawih di malam hari merupakan ibadah tambahan untuk menyempurnakan puasa di siang hari.
Adalah Kantor Pemkab Jember, yang merupakan kantor pelayan publik yang setiap bulan Ramadhan tiba secara rutin mengadakan sholat tarawih berjama’ah. Sholat ini diikuti oleh pegawai-pegawai dari instansi jajaran pemkab dan ada juga dari masyarakat sekitar yang bertarawih di kantor yang bertempat di Jalan Sudarman No. 1 itu.
Sebut saja Kurnia Eka (17). Ia rela jauh-jauh dari rumahnya di kecamatan Sumbersari untuk mengikuti sholat tarawih di musholla Pemkab yang saat itu juga dihadiri oleh Bupati Jember.
“Alasan saya sholat tarawih disini, selain pahalanya lebih besar karena letaknya agak jauh dari rumah saya, juga karena disini bisa ketemu Bapak Bupati Jember secara langsung”, kata Nia panggilan akrabnya.
Sebab, lanjutnya, sebagai seorang siswi sebuah SMA Negeri di Jember, jarang-jarang ia bertemu dengan bupati. “Dari sini saya bisa melihat sosok bupati saya dari dekat”, terangnya.
Lain Nia, lain pula Ade (15). Ade seorang siswa SMP yang sudah beberapa tahun melakukan sholat tarawih di musholla Pemkab. Menurutnya, ia sholat tarawih di Pemkab karena lokasinya berdekatan dengan tempat tinggalnya. ”Saya sengaja sholat tarawih disini, karena dekat dengan rumah saya”, katanya.
Selain itu, terang Ade, sehabis sholat di Pemkab, biasanya para jama’ah akan diberikan semacam ta’jil. ”Makanya saya senang tarawih disini, selain bisa ketemu Bupati, mendengarkan ceramah, dapat ta’jil lagi....” katanya sambil tersenyum.
Namun, ada yang berbeda pada sholat tarawih di Pemkab tahun ini dengan tahun-tahun sebelumnya. Sebab kali ini, sesudah sholat tarawih dilaksanakan, Bupati Jember, MZA. Djalal menggelar acara jagongan bersama para Kepala SKPD dan staf di lingkungan Pemkab Jember.
Acara yang berlangsung sekitar satu jam itu dilakukan sebagai suatu momentum untuk memupuk silaturrahmi dan temu keakraban antara staf dan pimpinan.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, KH. Sahilun A. Nasir yang merupakan Ketua MUI Jember bertindak selaku imam sholat dalam khotbahnya menyampaikan bahwa bila sholat tarawih dilakukan secara berjama’ah dan tempat ibadahnya jauh dari tempat tinggal seseorang, maka pahalanya akan lebih besar.
”Sebab setiap langkah kaki saat menuju tempat sholat akan memiliki nilai pahala tersendiri dari Allah SWT”, jelasnya.
”Dan alangkah baiknya bila sholat itu dilakukan secara berjama’ah, namun bila tidak dapat melakukannya secara berjama’ah, sholat tarawih bisa dilakukan secara munfarid (sendirian), daripada tidak sholat sama sekali”, pesannya.
Ia juga menambahkan bahwa untuk menyempurnakan ibadah puasa, kita juga bisa memperbanyak membaca Al-Qur’an dan bersedekah. Sebab, katanya, Allah akan melipatgandakan segala amal ibadah umat-Nya di bulan penuh rahmat ini.
”Allah bisa melipatgandakan pahala seseorang dibulan puasa ini sebanyak, seribu, sepuluhribu atau bahkan lebih dari itu, sesuai dengan kehendak-Nya”, jelas Sahilun.
Oleh karena itu, sambungnya, sangatlah rugi sekali bagi seorang muslim untuk menyia-nyiakan waktu yang diberikan Allah apabila ia tidak dapat memanfaatkannya. (sal/dn)
Kategori
Blog Archive
Sabtu, September 06, 2008
Tarawih Dan Silaturrahmi
Diposting oleh Team Redaksi
Label: Berita Umum
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar