Jemberpost.com
Nafas Jember sebagai kota religi semakin terasa ketika saat pembukaan gebyar Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Jember berlangsung dengan meriah. Lomba yang menjadi bagian dari Kegiatan Bulan Berkunjung ke Jember (BBJ) 2008 itu dipenuhi masyarakat dari berbagai penjuru.
Ribuan massa hadir memadati alun-alun kota yang menjadi pusat kegiatan MTQ kemarin malamMZA Djalal yang datang didampingi istri Sri Wahyuni dan bersama Muspida Jember, pimpinan dan staf unit kerja dilingkungan Pemkab Jember serta pelajar dari 3 kecamatan kota padati Alon-alon Jember.
Dalam sambutannya Bupati Jember MZA Djalal menyatakan MTQ merupakan sebuah cara yang dilakukan pihaknya untuk merealisasikan mimpi indah di masa depan yang selama ini menjadi harapan masyarakat Jember. “Saya ingin masyarakat Jember hidup damai, rukun dengan ruh dan penjiwaan penuh dari ajaran Qur’an,”ujarnya.
Djalal menjamin, jika seluruh masyarakat sudah ada dalam kondisi sebagaimana mimpi indahnya tergapai, maka tidak hanya seluruh komponen masyarakat Jember yang senang. “Warga luar Jemberpun akan senang dan menjadi ingin bisa ikut menjadi warga yang bisa tinggal di Jember,”terangnya.
Kesempatan yang sama Djalal meminta agar kekompakan selalu menjadi motivasi dalam melaksanakan aktifitas sehari. Berbaik sangka harus menjadi modal dalam bersikap. “Mari bersama kita bawa perahu besar bernama Kabupaten Jember ini kea rah pulau yang bernama Baldatun Thoyyibatun Warbbun Ghofur,”tandas bupati Putra Daerah itu.
MTQ Jember yang melombakan 15 Cabang dengan kelas Anak, Remaja dan dewasa itu diresmikan Bupati tadi malam. Peresmiannya diawali dengan pemukulan Bedug oleh Djalal.
Selain itu, acara juga disemarakkan dengan sajian kesenian islam berupa musik hasil kolaborasi antara Seni hadrah, Musik Patrol dengan Orkestra binaan Dewan Kesenian Jember (DKJ). Sebelum pelaksaan Lomba, aksi tari religi yang disuguhkan kolosal oleh 250 personil juga tampil menyemarakkan pembukaan MTQ Jember.
Pada pembukaan MTQ banyak lantunan musik, lagu dan paduan suara serta tarian kolosal bernafaskan Islami yang ditontonkan oleh ratusan penari yang berasal dari Dewan Kesenian Jember kepada masyarakat Jember, kemarin malam.
Sajian kolaborasi dari tarian, lagu, musik yang dilakukan oleh para pelajar di Jember melibatkan dari kalangan SMP sampai mahasiswa. “Kegiatan itu disiapkan cukup lama ada sekitar 4 bulan yang lalu,”ujar Koordinator Divisi Musik DKJ, Budi Hoo.
Apalagi dalam lagunya yang berjudul Bertasbilah sengaja ia peruntukkan kepada Bapak Djalal dan masyarakat Jember, apalagi lagu hasil ciptaannya itu merupakan hasil inspirasi dari Bupati Jember. “Karena terus terang saya menciptakan lagu itu impirasinya ketika Bapak Djalal memberikan sambutan pada tahun awal baru tahun 2007 lalu,”terang Budi.
Bahwa alam semesta seperti bintang, bulan, bumi dan planet lainnya yang beraturan berputar pada orbitnya. “Begitu juga semestinya yang harus dilakukan oleh manusia sebagai hamba Allah SWT agar selalu ingat, seperti ketika para jama’ah haji berputar mengintari ka’bah,”jelas orang yang pernah menulis lirik lagu GJB (Gerakan Jum’at Bersih) dan Menata Kota Membangun Desa. (sal/jok)
Kategori
Blog Archive
Jumat, Juli 18, 2008
Bupati Djalal Buka MTQ
Diposting oleh Team Redaksi
Label: Berita Umum
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar