Rabu, Juli 30, 2008

PKS Tersandung Dana BI


Jemberpost.com,
Jakarta - Citra PKS sebagai partai yang dikenal bersih dan bebas korupsi kini dipertanyakan. Salah satu anggotanya disebut menerima aliran dana BI sebesar Rp 250 juta saat menjadi anggota Komisi IX periode 1999-2004. Kesaksian anggota FPG Hamka Yandhu di persidangan kasus aliran dana BI di Pengadilan Tipikor Senin (28/7) lalu mengungkap 52 namaanggota Komisi IX DPR preiode 1999-2004. Dari sekian banyak nama tersebut, jumlah anggota DPR yang menerima dana paling banyak berasal dari Partai Golkar.
Menyebut Partai Golkar atau beberapa partai besar lainnya tentu publik sudah biasa mendengar jika banyak yang tersangkut kasus hukum. Namun bagaimana jika ada nama anggota dari PKS (dulu Partai Keadilan) yang tersangkut kasus ini. Citra bersih PKS menjadi pertaruhan menjelang Pemilu 2009.
Anggota PKS yang disebut Hamka adalah Tb Soenmandjaja yang tergabung dalam Fraksi Reformasi. Maklum pada periode lalu, jumlah anggota DPR dari PKS hasil pemilu 1999 tidak mencapai syarat untuk membentuk sebuah fraksi.
Di jajaran petinggi PKS, Kang Soenman - begitu Soenmandjaja biasa disapa cukup disegani. Dia merupakan salah satu tokoh pendiri PKS dan motor penggerak partai ini di Jawa barat.
Bahkan, kini Soenmandjaja akan ikut bertarung dalam Pilkada Kabupaten Bogor sebagai calon Bupati Bogor periode 2008-2013 yang akan digelar Agustus mendatang. Soenmandjaja berpasangan dengan Ace Supeli yang dikenal sebagai pengusaha sukses di Bogor.
PKS sendiri kini dibuat pusing. Kabarnya jajaran DPP PKS hari ini sedang menggelar sebuah rapat yang membahas masalah ini. Mereka tidak mau jika hal ini akan menjatuhkan citra partai yang sudah susah payah dibangun.
Ketua Badan Humas DPP PKS Ahmad Mabruri yang dihubungi Inilah.com membenarkan adanya rapat khusus yang sedang digelar DPP PKS.
"Semua hadir, ada Pak Tifatul, Pak Mahfudz Siddiq dan pengurus DPP," kata Mabruri.
PKS, lanjut dia, akan segera menyampaikan sikap resmi kepada publik agar isu ini tidak merugikan pencalonan Soenmandjaja di Pilkada Bogor. "Saat ini kami sedang mencari langkah-langkah yang terbaik untuk menjelaskan kepada masyarakat Bogor terutamanya, bahwa hal ini tidak benar sama sekali," pungkasnya.[inilah.com/L6]


Posting Komentar

Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template custom by Adiguna