Jemberpost.com - Kelompok Search and Rescue Organisasi Pecinta Alam (SAR OPA) Jember tutup mulut, soal alasan diceburkannya Irwan Setyoprayogo ke Sungai Bedadung yang menyebabkan korban tewas. "Tidak bisa saya jelaskan, karena ada proses (penyelidikan) di kepolisian," kata Arik Budi Prasetya, Koordinator SAR OPA.
Informasi yang diperoleh beritajatim.com, para anggota SAR melemparkan tubuh beberapa kawan mereka, termasuk Irwan, ke sungai, Sabtu (10/1/2009), untuk merayakan ditemukannya mayat Hesti Silvia, korban air terjun Antrokan.
Windy Wirawan, salah satu anggota SAR OPA menjelaskan, saat itu, tangan Irwan dipegang oleh Yudha. "Sesaat sebelum dilemparkan, Lolop (panggilan Irwan) ditanya Fran, apakah bisa berenang. Irwan dikenal sebagai perenang handal," katanya.
Setelah dilempar ke sungai dan mengapung, Irwan berenang ke tengah sungai dengan gaya bebas. Saat menuju ke tepi, dia minta pelampung.
Arik lantas melemparkan pelampung. Irwan sempat memegang pelampung tersebut, namun kemudian melepaskannya dan berenang ke tepi sungai di seberang.
Begitu melihat Irwan melepas pelampung, Arik berteriak kepada kawan-kawannya untuk membantu. Satu perahu dan seorang yang berenang mencoba mengejar dan membantu Irwan.
"Kami berduka atas kejadian tersebut. Namanya juga kawan sendiri," kata Arik.,[BJ/ted]
Kategori
Blog Archive
Rabu, Januari 14, 2009
SAR OPA Bungkam Soal Alasan Diceburkannya Irwan
Diposting oleh Team Redaksi
Label: Berita Umum, Selidik Kasus
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar