Jumat, September 04, 2009

Operasi Mamin, Toko Makanan Menjual Mercon


Jemberpost.com
Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, setiap memasuki bulan Ramadhan atau menjelang Hari Raya Idul Fitri, Dinas Kesehatan, Kabupaten Jember, selalu menggelar operasi makanan minuman (mamin) ke sejumlah toko dan swalayan. Gelar operasi mamin oleh dinas kesehatan ini dimaksudkan untuk melindungi masyarakat dari kemungkinan terjadinya perubahan kualitas atas suatu makanan atau minuman yang sudah masa berlakunya sudah lewat (ekspied)
“Kegiatan ini kita maksudkan untuk melindungi masyarakat dari ancaman makanan atau minuman yang berbahaya bagi kesehatan, karena masa berlakunya sudah habis,” kata Widjajaingsih, Kasi Kesehatan Makanan dan Minuman, Dinas Kesehatan, Kabupaten Jember.
Dalm gelar operasi mamin oleh Pengawas Obat-obatan dan Makanan Dinkes yang juga melibatkan intansi terkait dan Polres Jember ini, petugas dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok menyisir ke jurusan kampus, Jalan Panjaitan, Sriwijaya dan hingga berahkir di Jalan Gajahmada. Sedang kelompok kedua, melakukan operasi mamin sejak dari jalan Wahid Hasyim, Samanhudi hingga Hayam Wuruk.
Kelompok pertama yang melakukan operasi di Jalan Jawa berhasil menemukan sejumlah minuman yang sudah tidak layak dikonsumsi (ekspied). Minuman soft drink yang yang masa berlakunya habis itu umumnya banyak disukai anak-anak.
Karena itu, petugas operasi meminta agar seluruh minuman dan makanan yang masa berlakunya habis, segera dikemas dari rak-rak tempat dipajangnya barang dagangan. “Ini berbahaya, karena minuman jenis ini banyak disukai anak-anak,” jelas salah seorng petugas yang mengikuti kegiatan operasi mamin.
Tidak hanya sampai di situ, tim yang beroperasi hingga jalan Gajahmada tersebut, juga menemukan tumpukan barang dengan bahan baku beracun yang berdekatan dengan makanan. Karena itu petugas segera meminta petugas dari toko tersebut untuk memindah barang-barang itu.
“Ini sangat berbahaya bagi kesehatan. Karena bisa saja itu bocor dan mengenai makanan yang ada disebelahnya,” kata seorang petugas operasi, seraya meminta petugas toko untuk menjauhkan obat nyamuk dan sabun detergent dari makan dan minuman.
Di lain pihak, operasi mamin yang dilaksanakan kelompok kedua dan dimulai dari jalan Wakhid Hasyim, Samanhudi hingga Hayam Wuruk, berhasil menemukan sejumlah barang yang kondisi kemasannya sudah penyok. Selain itu petugas juga menemukan toko yang ijin usahanya menjual makanan, tapi praktiknya menjual mercon. Yang lebih mengerikan lagi, toko ini menjual merconnya bercampur dengan makanan
Sementara itu, kaitan dengan kesucian bulan Ramadhan, Widjajaningsih, meminta petugas yang akan melakukan operasi mamin, untuk memeriksa setiap parcel yang ada di toko atau swalayan. Sebagaimana himbauan Dinas Kesehatan Jawa Timur, yang meminta agar toko atau swalayan tidak menjual parcel yang berisi minuman keras dan makanan mengandung babi.(sal)


Posting Komentar

Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template custom by Adiguna