Jemberpost.com
Setelah berhasil memboyong juara cabang khottil Qur’an (seni kaligrafi) dalam Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten Jember tahun 2008 dan Pekan Olah Raga dan Seni Antar Pondok Pesantren Daerah (Pospeda) tingkat Jawa Timur 2009 di Blitar. Kini kafilah kaligrafi asal Pondok Pesantren Darus Sholah giliran berlaga pada MTQ XXIX tingkat Propinsi Jawa Timur yang bakal digelar di Jember 21-28 Juli mendatang.
Sebelumnya, pada MTQ tingkat Kabupaten Jember pada tahun 2008, kafilah asal Ponpes Darus Sholah Jember meraih juara pertama khottil Qur’an cabang kaligrafi murni dan dekorasi putri. Sedangkan pada Pospeda tingkat Jatim berhasil memboyong juara pertama pada cabang kaligrafi kontemporer putri dan 3 juara umum seni kaligrafi mushaf putri.
Pada MTQ XXIX tingkat Propinsi Jatim yang dilaksanakan pada 21-28 Juli, kafilah asal MA Darus Sholah mewakili Jember untuk beradu ilmu dan kemampuan pada cabang kaligrafi murni dan dekorasi putri. Kesempatan itu diperoleh setelah didaulat sebagai juara pertama pada kedua cabang kaligrafi tersebut dalam MTQ tingkat Jember tahun lalu.
Dengan begitu, kafilah Jember untuk cabang kaligrafi telah memiliki bekal dan pengalaman cukup guna berlaga pada MTQ XXIX, yang dalam waktu dekat digelar di Kabupaten Jember. “Secara khusus kita telah memiliki agenda rutin untuk menghadapi MTQ baik di tingkat daerah, propinsi maupun nasional yang masing-masing digelar tiap 2 tahun sekali,” ungkap Sekretaris Kelompok Pencinta Kaligrafi (KPKa) Kabupaten Jember, Misbahuddin.
Pihaknya menengarai, setidaknya persiapan yang cukup matang dalam menghadapi MTQ tingkat Propinsi mendatang sudah digalang sejak dini. Mengingat, pada MTQ kali Jember menjadi tuan rumah. “Kita sudah mempersiapkan kafilah cabang kaligrafi untuk menghadapi MTQ tingkat propinsi pada bulan Juli nanti. Apalagi dalam kegiatan tersebut Jember menjadi tuan rumah,” ujarnya.
Agar pembinaan terhadap para duta kaligrafi Jember nantinya mendapatkan hasil yang maksimal. Maka, persiapan dalam bentuk pelatihan-pelatihan dilakukan dengan sistem up grading (peningkatan kualitas) melalui pembinaan di tingkat sekolah, yakni di Madrasah Aliyah (MA) Darus Sholah Jember, dan juga di tingkat kabupaten. Yang diasuh oleh KPKa Jember.
“Pelatihan-pelatihan rutin sudah dilaksanakan pada tingkat kabupaten, yang diasuh oleh KPKa Jember. Guna lebih mengoptimalkan kualitas kafilah cabang kaligrafi, salah satu siasat kami adalah melaksanakan pelatihan-pelatihan intensif di sekolah, dengan cara memasukkan pengembangan seni kaligrafi ke dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) MA Darus Sholah,” ungkap Pembina ekstrakurikuler kaligrafi MA Darus Sholah Jember itu.
Soal konsep kaligrafi, Misbahuddin mengatakan, perluasan dan peningkatan kemampuan dalam penguasaan materi anggota kafilah cabang kaligrafi tetap mengacu pada hasil-hasil dan pengalaman yang sudah didapatkan serta dinilai memiliki keunggulan.
“Untuk konsep kita tetap mengacu pada hasil-hasil yang sudah ada baik dalam MTQ tingkat Jatim, Propinsi dan nasional yang selama ini sudah pernah diikuti. Di samping itu, kita tetap berusaha mengeksplorasi kreatifitas anggota kafilah,” tuturnya.
Ia menyatakan, kesiapan kafilah cabang kaligrafi MTQ XXIX asal MA Darus Sholah sudah cukup teruji. Hal itu dibuktikan dengan beberapa keberhasilan yang pernah diraih. Sebut saja, dalam Pekan Olah Raga dan Seni Antar Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) tahun 2008 yang diselenggarakan di Samarinda, kafilah asal MA Darus Sholah berhasil menggondol juara I putri.
Meski begitu, kata Misbah, dalam MTQ XXIX mendatang, kafilah cabang kaligrafi yang dinilainya cukup tangguh berasal dari Gresik dan Sidoarjo. “Pesaing kita yang cukup tangguh dalam MTQ XXIX untuk cabang kaligrafi berasal dari Gresik dan Sidoarjo. Karena selain Jember kafilah dari kedua daerah selama ini cukup disegani dalam sejumlah Pospeda yang pernah diadakan,” terangnya.(sal)
Kategori
Blog Archive
Selasa, Juni 09, 2009
Siap Harumkan Nama Jember Dalam MTQ
Diposting oleh Team Redaksi
Label: Berita Umum, Pendidikan, Prestasi
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar