Jemberpost.com
Sejahat-jahatnya paman tak seperti jahatnya Sutab alias Pak Munif (50) warga Dusun Krajan Desa Garahan Kecamatan Silo ini. Bapak dua anak ini harus mendekam disel tahanan Polsek Silo, setelah menggagahi Bunga (24)yang masih keponankannya.
Bahkan, perbuatan laki laki yang sehari harinya sebagai tukang bangunan ini membuat perut Bunga Buncit. Kini, usia kehamilan Bunga memasuki enam bulan jalan. Perbuatan aib itu terbongkar setelah salah satu keluarga Bunga menaruh curiga gerik geriknya.
Karena, tak biasanya Bunga itu berperilaku malas malasan. Dari kecurigaan itulah, suatu hari keluarga Bunga mendesaknya untuk berkata jujur. Dengan berbagai upaya yang ditempuh keluarga ini, akhirnya Bunga bersedia membeberkan kondisi yang dialami.
Kepada keluarganya, Bunga membeberkan yang dialaminya hingga perutnya mengandung janin yang telah berusia enam bulan jalan tersebut. Informasi yang didapat Memo menyebutkan, pada bulan Oktober 2008 lalu sekitar pukul 14.00 itu, Bunga didatangi pelaku.
Kebetulan dirumah Bunga dalam kondisi sepi. Kabarnya, keluarga Bunga sedang berada disawah. Tampaknya, kesempatan itu dimanfaatkan pelaku untuk memuluskan aksi nafsu birahinya. Dengan didukung situasi yang sepi itu, membuat Bunga tak berdaya didekapan pamannya sendiri.
Bunga sempat melakukan penolakan terhadap ulah pelaku. Namun, pelaku tidak kalah akal untuk memuluskan aksinya menggunakan jurus menakut nakutinya dengan gertakan. “Awas kalau cerita kepada yang lain, tidak akan menanggung keselamatan jiwanya ”,”ujar korban ditirukan petugas setempat.
Sekali gertakan itu ternyata Bunga memilih pasrah. Bak lama tak minum air, tubuh Bunga dinikmati pelaku. Tak hanya sekali, Bunga disetubuhi oleh pelaku diwaktu yang berbeda. Pertama dirumah Bunga, yang kedua dan ketiganya justru dirumah pelaku.
“Ketika itu istri saya tidak ada dirumah. Istriku sedang mengikuti kegiatan arisan. Karena itu, saya manfaatkan untuk itu, ”bebernya tanpa beban.
Lho kok bisa, sudah punya istri dan anak masih lirik yang lain? ”Bunga itu tubuhnya mulus dan masih muda dari istri saya. Ya, karena mulus dan muda itu yang membuat saya kepingin, ”ulasnya.
Bahkan, kata dia, Bunga pernah diberi uang. Nominal uangnya yang diberikan terhadap Bunga bervariatif. “Ya, kadang saya beri Rp 30 ribu, kadang Rp 50 ribu. Itu semua, saya lakukan suka sama suka, ”imbuhnya.
Kapolsek Sempolan, Iptu M Zaenuri SH membenarkan jika pihaknya telah mengamankan tersangka yang bernama Sutab (50) warga Dusun Krajan Desa Garahan Kecamatan Silo. Fokus pemeriksaan terhadap Sutab itu diarahkan pada pasal 285, 289 KUHP. ”Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka. Ya, pasal itu yang kami terapkan terhadap tersangka, ”tandasnya. (sal)
Kategori
Blog Archive
Kamis, Maret 12, 2009
Paman Bejat, Keponakan Digagahi
Diposting oleh Team Redaksi
Label: Berita Umum, Kriminal, Selidik Kasus
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar