
Jemberpost.com,
Prestasi dan kreasi bukanlah milik manusia normal saja. Namun untuk anak-anak berkebutuhan khusus (ABK), pencapaian prestasi dan kreasi bukanlah hal yang tidak mungkin dilakukan. Apalagidengan bimbingan dan latihan yang intensif dengan para pembimbing yang berkualitas, tentu akan dapat mewujudkan cita-cita dan impian mereka.
Komunitas ABK memang tidak terlalu menonjol diantara anak-anak normal lainnya. Namun, ternyata mereka dapat berprestasi dan berkreasi sesuai dengan ketrampilan dan kemampuan yang mereka miliki. Terlebih lagi jika mereka terus ditempa pada sebuah lembaga pendidikan yang memang dapat membantu dan menyalurkan minat dan bakat mereka.
Menurut Kepala Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Negeri Jember, Umi Salmah, S. Pd, M. Pd saat dikonfirmasi jemberpost.com di lingkungan sekolahnya, pada dasarnya anak-anak berkebutuhan khusus memiliki minat dan bakat yang sama dengan anak-anak normal lainnya. ”Namun memang tidak seluas anak normal, tapi mereka bisa dididik dan dilatih agar dapat mandiri dan berkreasi”, ujarnya.
Di SDLB yang ia pimpin, hanya ada 2 kategori ABK, yaitu tipe B untuk anak tuna rungu dan tipe C untuk anak tuna grahita. Untuk tipe A (tuna netra) dan tipe D (tuna daksa) masih belum ada, dikarenakan harus tersedianya asrama siswa. ”Karena saat ini sekolah kami belum memiliki asrama sendiri, maka hanya ada 2 kategori ABK di sekolah ini”, ungkap Umi.
Saat ini SDLB Negeri ini mempunyai 67 siswa yang terdiri dari 38 siswa tuna rungu dan 29 siswa tuna grahita, sedang tenaga pengajarnya sebanyak 15 orang. ”Tenaga pengajar disini memang memiliki basic pendidikan luar biasa, namun ada juga guru dari pendidikan formal lainnya, misalnya guru komputer dan psikologi”, katanya menuturkan.
Di SDLB ini muatan pelajarannya lebih banyak ditekankan pada bidang ketrampilan, yaitu sebanyak 60 %, sedang sisanya (40 %) adalah pelajaran akademik. ”Hal ini bertujuan agar jika mereka lulus kelak dapat menjadi anak yang mandiri, terampil dan memiliki keahlian khusus”, tegasnya.
Bidang ketrampilan yang diajarkan, lanjut Umi, yaitu ketrampilan membordir, pembuatan kapur tulis, menyulam, menjahit, membuat sapu ijuk, keset dari kain perca, membuat manik-manik (tas, aksesoris dan souverni), tata boga (kue-kue kering dan jamu instan), taplak meja, mukena dan hiasan dinding.
Para siswa di SDLB ini akan disalurkan pada jenis ketrampilan sesuai dengan minat dan bakat mereka. ”Alhamdulillah, saat ini kami sudah menjadi pemasok tetap kapur tulis di SD se-Kec. Patrang, ada juga permintaan dari Arjasa, Tempurejo, Tanggul dan Umbulsari”, sambungnya.
Namun demikian, kata Umi, meski permintaan akan kapur tulis ini tidak pernah sepi, pihaknya tidak pernah mentarget omset penjualan. Sebab, jumlah produksi kapur tulis ini tergantung pada beberapa faktor, yaitu faktor cuaca dan tingkat psikologi siswa. ”Terkadang para siswa ini mudah merasa lelah, capek dan bosan, sehingga kalau sudah begitu kami hentikan dahulu proses produksi sampai emosi mereka lebih baik”, jelasnya.
SDLB yang mempunyai motto disiplin dan bertanggung jawab ini tidak hanya ingin berkreasi saja, lebih dari itu pihak sekolah ingin mencetak siswa-siswi yang berprestasi, sehingga tidak kalah dengan anak lain. ”Meski dengan segala keterbatasan yang dimiliki ABK, tapi kami selalu ingin menjadikan mereka sebagai anak yang bisa menorehkan prestasi seperti anak-anak yang lain”, tegas Umi.
Seperti diketahui, selama ini siswa-siswa SDLB telah berhasil meraih prestasi dibidang Akademi Seni dan Olah Raga, baik di tingkat Kabupaten maupun Propinsi. ”Pencapaian ketrampilan yang berorientasi pada kecakapan hidup (life skill) adalah tujuan yang akan dicapai agar siswa punya bekal ketrampilan untuk hidup mandiri”, tandasnya.
Dengan misi melaksanakan pembelajaran yang kognitif afeletis dan psikomotor, melaksanakan latihan ketrampilan yang produktif, melaksanakan manajemen usaha produksi dan memasarkan hasil produksi, nampaknya SDLB ini telah berhasil mencapai tujuannya. Hal ini terbukti dari sederet prestasi yang telah diraih pada tahun 2008 ini, yaitu Juara I Menari Tk. Gugus SD se-Kec. Patrang, Juara III Lomba Lukis Tk. SD Umum se-Kec. Patrang, Juara Harapan II Lomba Mewarnai Tk. Propinsi dan Juara I Mata Pelajaran IPSKN Tk. Propinsi. (sal/dn)
Kategori
Blog Archive
Sabtu, Januari 03, 2009
Terbatasnya Fisik Tak Halangi Prestasi dan Kreasi
Diposting oleh Team Redaksi
Label: Berita Umum, Pendidikan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar