Jemberpost.com - Pemerintah Kabupaten Jember menolak, jika proyek penerangan jalan umum (PJU) Rp 85 miliar dianggap gagal. Namun diakui bahwa krisis energi berpengaruh. Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup Jember Chayat Havid Setyadi mengatakan, sebagian PJU sudah dinyalakan. "Bahkan hari ini kami sudah ke PLN untuk minta sambungan listrik baru," katanya,
Beberapa wilayah yang sudah menikmati PJU baru adalah kecamatan Ambulu, Jenggawah, Ajung, Jombang, dan sebagian Gumukmas. Wilayah perkotaan pun sebagian sudah dinyalakan.
"Memang tidak bisa nyala seluruhnya. PLN mengatur, supaya tidak drop, lampu satu tiang hidup dan lampu satu tiang mati. Karena memang ada krisis energi, jadi diatur dulu," kata Havid.
Mengenai hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan 2007, Havid mengatakan, pihaknya sudah menaati. Ada sejumlah uang yang sudah dikembalikan dan pajak biaya penyambungan yang dulu tak terbayarkan sudah dibayarkan. [wir/BJ]
Kategori
Blog Archive
Sabtu, Desember 06, 2008
PJU Tidak Gagal, Hanya Krisis Energi
Diposting oleh Team Redaksi
Label: Berita Umum, Layanan Publik
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar