Rabu, Desember 24, 2008

Persediaan Daging Hingga Tahun Baru Aman


Jemberpost.com,
Hingga memasuki Tahun Baru 2009, diperkirakan ketersediaan daging tidak akan menghadapi masalah. Dari pantauan jemberpost.com di beberapa pusat perbelanjaan di Jember,untuk persediaan daging pada saat datangnya Natal dan Tahun Baru, diperkirakan tidak akan terjadi kekurangan dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Tidak terganggunya stok daging saat menjelang Tahun Baru ini, menurut, Ir Dalhar, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan), Kabupaten Jember, karena pihaknya sudah melakukan antisipasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Sebagai penghasil ternak sapi, masyarakat Jember tidak usah khawatir akan kekurangan daging ternak, untuk kebutuhan konsumsi masyarakat kita sediakan dan siap untuk dikonsumsi masyarakat Jember sebanyak 210.000 ekor sapi,”katanya.
karena Jember sebagai daerah dengan kondisi alamnya yang terdiri dari kawasan pertanian, perkebunan bahkan hutan, merupakan sentra ternak sapi di Jawa Timur,” katanya
Menurut dia, ternak yang disediakan untuk kebutuhan masyarakat dalam merayakan Natal dan Tahun Baru itu, sudah dinyatakan bebas dari penyakit. “Walaupun begitu, kami minta kepada masyarakat apabila ditemukan ada tanda-tanda ternak sakit dan membahayakan untuk dikonsumsi, segeralah masyarakat melaporkan kepada Dinas Peternakan dan Perikanan atau petugas yang ada di kecamatan,”imbaunya.
Dikatakan Dalhar, tidak adanya problem dalam penyediaan daging ternak untuk hari-hari besar di Kabupaten Jember, karena daerah ini merupakan penghasil ternak, yang setiap tahun bahkan mampu membantu daerah lain dalam hal pemenuhan kebutuhan daging. Karena itu, kepada masyarakat diminta tidak perlu merasa khawatir, dalam merayakan hari-hari besar, akan menghadapi persoalan kesulitan mendapatkan daging ternak.
Dukungan ketersediaan daging ternak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, utamanya di Jember ini, kata dia, tidak hanya datang dari peternakan yang dikembangkan pemerintah saja, akan tetapi juga berasal dari masyarakat. “Alam Kabupaten Jember sangat potensial sebagai lokasi pengembangan peternakan, tak hanya sapi, tapi juga kambing dan domba Jember menjadi salah satu ternak yang didambahkan oleh masyarakat,”kata Dalhar.
Khusus untuk pengkonsumsian daging ternak, Dalhar menghimbau, agar masyarakat lebih berhati-hati. Kalau saja ternak yang akan diambil dagingnya itu dibeli dari pasar, sebaiknya dilakukan penelitian terlebih dahulu.
Penelitian terhadap ternak yang akan dibeli ini bisa melalui petugas yang ada di kecamatan maupun kabupaten. Kalau memang ditemukan tanda-tanda yang mengkhwatirkan ternak tersebut sakit, segeralah laporkan. “Ini penting agar segera dapat di atasi dan tidak menimbulkan terjadinya penyakit yang membahayakan kepada masyarakat,”katanya.
Demikian halnya dalam merayakan hari Natal dan Tahun Baru, diminta kepada masyarakat yang akan membeli daging ternak, sebaiknya memilih yang sudah mempunyai label sehat untuk disembelih, sebagaimana hari raya Idul Qurban lalu. “Dinas Peternakan dan Perikanan sendiri selalu mengadakan pemeriksaan daging. Kali ini juga akan dilakukan pemeriksaan lagi, baik sebelum hari Natal maupun sebelum Tahun Baru, kita akan terus memantau daging yang beredar,”imbuhnya.(sal/bds)


Posting Komentar

Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template custom by Adiguna