Jemberpost.com - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Haryanto mengatakan, sekitar 60 unit industri rokok kelas rumah tangga akan dibenahi, agar mau membayar cukai.Biaya pembenahan ini akan diambilkan dari dana Rp 1,7 miliar bagi hasil cukai yang diperoleh Jember."Kapasitas rata-rata industri rumah tangga pembuatan rokok di Jember baru 600 batang per hari. Syarat pabrik rokok adalah produksi minimal 1.000 batang per hari," kata Haryanto.
Industri rumah tangga rokok Jember terletak di wilayah kecamatan Sukowono dan Kalisat. Cara produksinya masih tradisional, namun produk mereka dijual ke luar Jawa.
Seluruh industri rumah tangga tersebut akan dibina sehingga meningkatkan kualitas rokok, dan disesuaikan dengan standar kesehatan yang menginginkan kadar nikotin dan tar rendah. [wir/BJ]
Kategori
Blog Archive
Rabu, November 26, 2008
60 Industri Rokok Rumah Tangga Dibenahi
Diposting oleh Team Redaksi
Label: Berita Umum, Bisnis
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar