Sabtu, September 05, 2009

Sehari Dua Korban, Jember Rawan Penjahat

Jemberpost.com
Aksi kejahatan dikawasan kota semakin merajalela. Hampir tiap hari ada korban yang menjadi mangsa empuk kawanan penjahat yang beraksi dipinggir jalan maupun halaman tempat keramaian. Bahkan, sehari kemarin tindak kriminalitas di kawasan kota terjadi dua kali tindak kriminalitas.
Dari data yang dihimpun Memo, tindak kriminalitas itu menimpa Jawroh Wafi (46) warga Dusun Dampar Desa Suren Kecamatan Ledokombo yang menjadi korban aksi perampasan ketika berada dihalaman kantor ACC Jalan Gajah Mada Kecamatan Kaliwates sekitar pukul 08.30. Akibat perisitiwa itu uang korban senilai Rp 70 juta amblas.
Korban saat itu pulang perjalanan dari Probolinggo dengan menumpang Toyota kijang Nopol P 1891 RB. Sebelum menuju ke Ledokombo, korban mencairkan uang di bank BCA Jalan Gajah Mada. Setelah mendapatkan uang, korban mampir ke kantor ACC. Ketika turun dari mobil hendak menuju kantor mendadak ada seorang laki-laki mendekat kepada korban.
Korban tak menaruh curiga kedatangan laki-laki itu kalau hendak mempunyai maksud jahat. Begitu laki-laki itu sudah dekat dengan korban, lalu tas yang berada digenggamannya langsung disamber. Namun, aksi itu tak langsung berhasil, tas milik korban dapat dikuasai oleh pelaku.
Ibu rumah tangga ini sempat terjadi tarik menarik antara pelaku. Berhubung tenaga yang dimiliki tak sebanding dengan tenaga orang laki-laki, akhirnya tasnya yang berada digenggamannya lepas begitu saja dibawa kabur pelaku.”Saya sempat berteriak rampom-rampok. Tapi pelaku lenyap begitu saja dikeramaian,” ujarnya.
Menurut warga setempat, pelaku mengendarai sepeda motor jenis honda Megapro. Hanya saja, Nopol sepeda motor yang ditumpangi pelaku tak dapat dikenali. Karena, aksi itu berlangsung cepat dan saat kabur terhalang sejumlah kendaraan lain.
Selain peristiwa yang menimpa Jawroh Wafi, seharian kemarin sekitar pukul 01.00 juga terjadi aksi kejahatan menimpa Sie Iwan Sugianto (30) warga Jalan Kartini Desa Wonorejo Kecamatan Kencong. Hanya saja pada aksi ini tidak sampai menimbulkan kerugian bernilai nominal besar. Korban hanya kehilangan uang tunai sekitar Rp 500 ribu dan sejumlah ATM dan kartu kredit Cyti.
Saat itu, korban sedang parkir di sepanjang Jalan Letjen Panjaitan disalah satu rumah makan setempat. Memang sebelumnya, korban sempat berada di bank BCA menyetor uang. Bisa jadi, keluar dari bank tersebut langsung dibuntuti pelaku.
Setelah bank BCA, korban tidak langsung menuju Jalan Letjen Panjaitan tapi sempat muter muter dalam kota. Selama muter muter memang sempat singgah beberapa saat disejumlah tempat. Mungkin, ketika korban singgah disejumlah tempat kawasan ramai, dinilai pelaku belum tempat untuk beraksi.
Nah, pada akhirnya korban mampir di Jalan Letjen Panjaitan. Begitu sampai di Jalan Panjaitan, mobil jenis honda civic Nopol L 1653 BQ diparkir dipinggir jalan setempat. Belum jenak duduk, mendadak alarm mobil mendengung.
Seketika itu, korban keluar memastikan apa yang terjadi. Betapa terkejutnya, kaca mobil sebelah kanan bagian belakang sudah hancur. Memang dalam aksi itu pihak korban tak sempat memergoki pelakunya. Namun sejumlah warga yang ada disekitar lokasi menyebutkan jika pelakunya mengendarai honda Megapro.
“Waduh baru saja kami tinggal masuk, alarm langsung bunyi. Dengan suara alarm itu kami langsung keluar. Sampai lokasi, kaca mobil belakang sudah hancur,” ujarnya.
Terkait peristiwa tersebut, Kapolres Jember, AKBP Nasri yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Leonard Sinambela berjanji akan menyelidikinya dan mengungkap pelaku kejahatan tersebut. Ia juga minta masyarakat untuk lebih waspada
dan berhati-hati. ”Menjelang lebaran, tindak kriminalitas meningkat. Saya harap masyarakat lebih berhati-hati, karena menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi,” ujarnya. (sal)


Posting Komentar

Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template custom by Adiguna