Sabtu, Februari 07, 2009

Raja Tega Di Dor..


Jemberpost.com
Akhirnya Polres Jember berhasil menangkap Mat Lari si Raja tega, asal warga Dusun Jatisari Desa Tisnogambar Kecamatan Bangsalsari. Laki laki dengan tubuh penuh tato itu digelandang ke polres Jember dengan terpincang pincang setelah di tembak oleh petugas ketika berusaha lari.

Mat lari adalah DPO perampasan sepeda motor dengan kekerasan. Tersangka tega terhadap korbannya yang mencoba melakukan perlawanan. disepanjang jalan Desa Kawangrejo Kecamatan Mumbulsari.

Korbanya kali ini adalah penjual tempe dan seorang mlijo pedagang keliling. Karena korban berusaha mempertahankan barangnya, akibatnya tergores clurit tersangka. Dari tangan korban, tersangka berhasil membawa kabur dua unit sepeda motor. Tersangka, beraksi bersama temannya yang lain.
Berkat olah TKP dan meminta keterangan saksi, petugas mampu mendekteksi identitas pelaku perampasan tersebut. Karena telah mengantongi identitas tersebut perburuan dilakukan petugas. ”Kami mendapat info ciri ciri pelaku ada yang mergoki melintas di wilayah Kawangrejo, ”kata Iptu Wahyu Sulistyo, Kanitresmob Polres Jember.

Karena tersangka berusaha kabur dan melawan petugas, akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas. ”Kami tidak ada pilihan kecuali melupuhkan dengan tembakan. Apalagi, tersangka terlibat aksi kejahatan sebanyak 24 TKP, ”ujarnya.

Selain menangkap tersangka Mat lari, petugas juga berhasil menangkap pelaku lainnya. Pelaku itu diantaranya, Gimin (30) warga Dusun Kombongan Desa Pondokrejo Kecamatan Tempurejo. Dalam aksi ini, Gimin pernah bersama Mat Lari.

Disamping itu polisi juga menangkap P Arbai alias Lastri (63) warga Lingkungan Langsepan, Kelurahan Kranjingan, Kecamatan Sumbersari dan P Juli (35) warga Desa Pringgodani Kecamatan Sumberjambe. Kedua pelaku ini digelandang petugas ke polres diduga sebagai penadah sepeda motor hasil kejahatan tersangka. ”Saya hanya dapat bagian Rp 50 ribu per unit sepeda motor, ”ungkap P Arbai.

“Ini akan terus kami kembangkan penyidikannya. Karena, salah satu tersangka tidak hanya beraksi di wilayah Jember tapi Malang Blitar dan bali. Kami akan coba melakukan koordinasi dengan wilayah hukum yang dijadikan lokasi beraksi, ”terang Wahyu. Diharapkan seluruh jaringan ini segera tertangkap termasuk DPO Polres Jember(sal)


Posting Komentar

Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template custom by Adiguna