Jemberpost.com,Akhirnya per 1 Februari 2009 UTD PMI se Jawa timur serentak menaikkan Biaya Pengganti Pengolahan Darah (BPPD), dan hasil Musyawarah Kerja se Jawa Timur ditetapkan batasan Harga antara Rp.200 ribu hingga 300 ribu per kantong. Dan itu diserahkan UTD masing-masing tentang penetapan harganya.
Dimyati, Humas UTD PMI Jember kepada jemberpost.com mengungkapkan bahwa naiknya harga darah tersebut disebabkan karena kenaikan kantong darah, dan yang terpenting adalah selama ini UTD PMI Jember mendapat bantuan atau subsidi reagen atau uji saring dari Departemen Kesehatan namun sejak September 2008 bantuan tersebut telah dihentikan.
“Hal tersebut inilah yang berpengaruh sekali terhadap perubahan harga”katanya.
Lebih lanjut dijelaskan bahwa walaupun tidak ada subsidi, UTD PMI Jember tak akan menurunkan kualitas bahkan sebaliknya akan semakin meningkatkan kualitas dan pelayanan kepada masyarakat.
“Apalagi dengan diraihnya ISO 9000-2001 oleh UTD PMI Jember maka peningkatan kualitas pelayanan menjadi prioritas bagi UTD PMI Jember” Ujar Dimyati
Harga darah per kantong untuk Jember diputuskan antara Rp.200 ribu hingga Rp.250 ribu dan itu hanya dibedakan oleh Rumah sakit pelayanan. Jika pasien dirawat di puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah maka harga per kantongnya hanya RP.200 ribu. Dan jika pasien dirawat di RS Swasta atau dirawat diluar Kabupaten Jember maka harga yang ditetapkan adalah Rp.250 ribu.
Kategori
Blog Archive
Kamis, Februari 05, 2009
Harga Kantong Darah Naik, UTD PMI Jember Tingkatkan Pelayanan
Diposting oleh Team Redaksi
Label: Berita Umum
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar