
Jemberpost.com - Pemilihan bupati Jember masih tahun depan. Namun pagi-pagi Bupati Muhammad Zainal Abidin Djalal menyatakan, belum tentu mencalonkan diri kembali untuk periode jabatan yang kedua. "Apakah saya akan mencalonkan diri lagi? Belum tentu saya jadi bupati tahun 2010. Belum tentu ada yang mencalonkan saya. Kalaupun ada yang mencalonkan, belum tentu saya mau. Saya masih harus bertanya kepada keluarga, kepada guru spiritual saya. Guru spiritual saya ini kiai, bukan dukun," kata Djalal.
MZA Djalal hanya meminta agar dirinya didoakan bisa memimpin Jember hingga Agustus 2010. Jadi, dia meminta agar setiap forum yang digagasnya, termasuk pertemuan dengan ulama, tidak dimaknai politis.
"Forum ini tidak kita manfaatkan untuk kepentingan politik, tapi untuk menyelamatkan 2,2 juta rakyat Jember. Tidak ada dalam pikiran saya untuk memanfaatkan forum ini untuk kepentingan pribadi. Ini haq," kata Djalal.
Forum silaturahmi ulama-umaro digagas MZA Djalal sejak tahun kedua masa pemerintahannya. Acara pertama digelar di aula Pemkab Jember tahun 2006. Tahun 2007, acara itu digelar di pondok pesantren salah satu ulama terpandang. Tahun ketiga, digelar awal 2009, di pondok pesantren KH Muzaki Syah.
"Sesungguhnya majelis ini adalah dewan masyarakat Jember yang tertinggi. Bupati, DPRD, kalah. Secara hukum kita tidak bisa menelurkan keputusan. Tapi secara moral ini gerakan yang berdampak luas bagi umat," kata Djalal. Ia bahkan memerintahkan pejabat Pemkab untuk tidak jauh-jauh dari ulama.
Djalal juga meminta agar perbedaan di antara ulama dan pemerintah tidak dijadikan perselisihan. Segala bentuk perselisihan sebaiknya diselesaikan secara akhlakul karimah. [BJ]
Kategori
Blog Archive
Kamis, Februari 05, 2009
Bupati Jember: Belum Tentu Saya Mencalonkan Diri Lagi
Diposting oleh Team Redaksi
Label: Berita Umum, Politik
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar