Kamis, Januari 01, 2009

Buta Aksara Terus Diberantas Persit Kodim 0824


Jemberpost.com,
Penannggulangan Buta Aksara terus menjadi salah satu program pemerintah, yang dalam hal ini adalah program dari Departemen Pendidikan dan Kebudayaan sebagai sarana eksperasidiri untuk terus maju menuju pencerdasan dan pencerahan cakrawala berpikir. Diharapkan dengan adanya penanggulangan buta aksara, masyarakat akan mampu melepaskan diri dari kebodohan kemiskinan dan keterbelakangan.
Adalah Persit Kartika Chandra Kirana, sebagai suatu organisasi sosial dan mitra pendidikan masyarakat terus berupaya untuk ikut ambil bagian membantu program pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara. Hal itu diwujudkan untuk membentuk karakter dan menentukan kemajuan suatu bangsa agar bisa maju dan sejajar dengan bangsa bangsa lain.
Seperti diketahui, membaca merupakan bagian mutlak dari pendidikan. Kultur dan peradaban suatu bangsa dapat terlihat dari kemampuan membaca penduduknya. Demikian disampaikan oleh Ny. Dedy Agus Purwanto saat membuka Pendidikan Keaksaraan Fungsional Tingkat Dasar. Acara itu diselenggarakan oleh Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXVII Kodim 0824 Jember di Kec. Mayang, .
Pelaksanaan Pendidikan Keaksaraan tersebut diselenggarakan di 2 tempat, yaitu Kecamatan Mayang dan Sukorambi untuk Tahun Ajaran 2008. Pembukaan acara itu dihadiri oleh Muspika, tokoh masyarakat, Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana , Tutor dan perwakilan warga belajar dari Kec. Mayang dan Sukorambi. Rencananya kegiatan tersebut akan berlangsung selama 6 bulan.
Menurut Ny. Dedy Agus P, Kegiatan Keaksaraan Fungsional Tingkat Dasar yang di laksanakan di Kec. Mayang dan Sukorambi merupakan salah satu program pemerintah sebagai sarana ekspresi diri untuk terus maju menuju pencerdasan dan pencerahan cakrawala berpikir masyarakat, sehingga mampu melepaskan diri dari kebodohan kemiskinan dan keterbelakangan.
Dalam kegiatan ini, terdapat 20 kelompok dimana tiap-tiap kelompok terdiri dari 10 sampai 12 orang dengan peserta berjumlah 210 orang. Untuk itu, kata istri Dandim 0824 Jember, diharapkan kerjasama antar pihak terkait agar kegiatan pendidikan ini dapat berjalan dengan baik esuai rencana kegiatan. “Saya berpesan kepada para tutor, karena ini merupakan tugas sosial, hendaknya dapat memberikan pelajaran dasar Aksara Fungsional kepada peserta warga belajar dengan baik sesuai dengan target yang ingin dicapai”, cetusnya.
Demikian pula bagi para wajib belajar, Ny. Dedy Agus P berharap agar mereka dapat mengikuti kegiatan tersebut mulai awal pembukaan sampai penutupan dengan hasil yang maksimal, yaitu bisa membaca, menulis dan berhitung dengan baik, agar memiliki ketrampilan dan kecerdasan kemajuan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. (sal/bds)

Posting Komentar

Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template custom by Adiguna