Selasa, Januari 13, 2009

Bupati Djalal Kunjungi Daerah Bencana


Jemberpost.com,
Curah hujan yang tinggi serta debit air yang besar tidak mampu lagi ditampung oleh badan sungai, sehingga air meluber masuk ke rumah warga. Daerah yang terkena dampak meliputi empat kecamatan yaitu Kecamatan Silo, Mayang, MumbuLsari dan Tempurejo dan sekurangnya air bah tersebut memporak-porandakan apapun yang berada di sekitar bantaran sungai tersebut.
Dengan kondisi tersebut, Bupati Jember MZA Djalal bersama rombongan dari dinas/instansi terkait melihat dari dekat kondisi masyarakat yang terkena bencana luapan sungai dibeberapa tempat tersebut.
Desa yang pertama dikunjungi Bupati Jember dan rombongan adalah Dusun Krajan Desa Tegalrejo Kecamatan Mayang disitu ada Mushola yang bagian bawahnya tergerus aliran sungai yang sangat deras. Bupati Jember MZA Djalal langsung memerintahkan masyarakat dan jajarannya yang sedang berusaha memperbaiki mushola itu untuk dihentikan, karena menurut Djalal sebaiknya keberadaan mushola yang ada didekat lokasi tersebut diperbaharui yang lebih representatif. “Kalau perlu kita buat tingkat, agar menampung banyak warga disekitarnya, “jelasnya.
Dalam kunjungan tersebut MZA Djalal didampingi istrinya Ny. Sri Wahyuni Djalal yang rela berjalan kaki menyusuri hamparan sawah sampai dilokasi terjadinya musibah tersebut. Dalam perjalanannya itu banyak warga masyarakat yang ingin mengadu kepada Bupatinya mengenai bencana yang dialaminya. “Pak Bupati tolong perbaiki rumah kami yang terkena serakan sampah yang dibawa air sungai, “keluh Harijah warga Dusun Sumber Jeding Desa Seputih Kecamatan Mayang tersebut yang kemarin rumahnya masih banyak berserakan sampah disekitarnya.
Lain lagi kondisi yang terjadi di Desa Pace Kecamatan Silo, rupanya warga di Desa Pace dan desa lainnya yang terkena luapan air sungai tersebut yang tidak terkena bencana saat ini sudah berinisiatif membuka posko dan dapur umum untuk membantu warga lainnya yang terkena bencana.
Bantuan dan logistik pun mulai mengalir baik dari instansi terkait maupun masyarakat. "Saat ini, kami mengungsi dulu karena khawatir terjadi banjir dan longsoran, “kata Mulyadi warga Pace yang rumahnya terkena longsoran tanah.
Menurut dia, sejak Jum’at siang permukaan sungai yang berada dibelakang rumahnya meluap, bahkan air sungai sudah menepi ke pinggir perkampungan warga. Oleh karena itu, dirinya bersama warga lainnya terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. “Yang saya khawatirkan banjir pada malam hari, karena warga masih tidur lelap, itu sangat berbahaya, “ujarnya.
Sejauh ini, permukaan air sungai Mayang masih perlu diwaspadai karena sekarang hujan masih turun meskipun hanya hujan rintik-rintik. Diperkirakan jika malam hujan tak berhenti kemungkinan air sungai meluap ke perkampungan sekitar pinggiran sungai. Selama ini, warga yang bermukim di bantaran sungai merupakan daerah langganan banjir. "Kami lebih baik menyelematkan diri, ketimbang terkena korban banjir dan longsoran tanah," katanya.
Sementara itu, Camat Silo, Ir. Heru Eko Sunarso mengimbau warga yang tinggal di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Silo, agar ditingkatkan kewaspadaan terhadap bencana banjir dan longsor, sehingga warga bisa terselamatkan. "Beberapa hari terakhir ini hujan terus menerus mengguyur dan warga yang sering dilanda banjir harus waspada menghadapi musim hujan, “harap Heru.
Dan pihaknya bersama aparat yang ada ditingkat Kecamatan terus melakukan sosialisasi untuk menghadapi bencana yang sewaktu-waktu terjadi, semua ini untuk mengurangi korban akibat bencana tersebut. “Kami tidak henti-hentinya berharap masyarakat untuk selalu mewaspadai terutama bila hujan terus menerus, “katanya.
Sementara itu Kabag. Humas Pemkab Jember, Drs. Agoes Slameto yang ikut mendampingi Bupati MZA Djalal mengatakan bahwa kunjungan kerja kali ini merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah atas bencana yang menimpa warganya. “Makanya Bupati dan rombongan ingin melihat secara langsung kondisi masyarakat yang terkena bencana di 4 lokasi kecamatan, “ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan bahwa Pemkab Jember merasa sangat prihatin atas musibah yang dialami warganya, dan secara bertahap dan terkoordinasi kondisi masyarakat akan segera diatasi dengan melibatkan instansi dan dinas terkait sesuai dengan kewenangan dan tugas pokoknya masing-masing. “Hari ini (kemarin.red) Bupati Djalal membawa rombongan yang terdiri dari Dinas PU, Cipta Karya, Pengairan yang diantaranya menangani masalah tersebut, “jelasnya seusai mengikuti road show yang hingga menjelang magrib kemarin. (sal/tot)


Posting Komentar

Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template custom by Adiguna