Jumat, Januari 16, 2009

Bedah Potensi Desa Tampil Gayeng


Jemberpost.com,
Ada yang berbeda dengan pelaksanaan Dialog Solutif Bedah Potensi Desa putaran ke-30 yang digelar di lapangan Desa Ajung Kecamatan Ajung. Pasalnya, atribut dan performent yang digunakan oleh para petugasnya yang biasanya menggunakan seragam dinas, kini serempak menggunakan kaos berjargon I Love Jember.
Memang ada perubahan, terutama soal semangat baru dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) penyelenggaranya. Bila tahun lalu Dialog Solutif Bedah Potensi Desa identik dengan program Kantor Informasi dan Komunikasi Pemkab Jember. Maka, pada tahun 2009 Dialog Solutif ditangani langsung oleh Bagian Humas Pemkab Jember.
Meski begitu, tim sukses kegiatan bulanan yang digelar di pelosok pedesaan itu tetap sama dan memiliki semangat baru. “Pada prinsipnya tidak ada perubahan penampilan dan tugas-tugas yang diberikan dalam rangka menampung aspirasi masyarakat Jember, khususnya di tingkat desa,” tegas Kepala Bagian Humas Pemkab Jember, Drs Agoes Slameto MSi.
Pihaknya mengatakan, Dialog Solutif tetap gayeng dalam memadukan dan mempertemukan political will pemerintah daerah dengan keinginan kuat masyarakat. Lantaran, hal itu menjadi salah satu ciri yang harus ada dalam acara tersebut.
“Semuanya masih gayeng, dalam acara ini Bupati dan masyarakat duduk bersama membicarakan isu-isu dan permasalahan-permasalan terkini yang sedang dihadapi oleh masyarakat desa. Sehingga langsung menyentuh ke tingkat terbawah,” tuturnya.
Yang jelas, dalam kegiatan yang merakyat ini, akumulasi permasalahan yang diungkapkan oleh perwakilan tiap desa langsung akan dimengerti oleh Bupati sebagai sebuah usulan bahkan keluhan masyarakat. Sedangkan, kehadiran para pejabat SKPD tidak lain untuk menindaklanjuti berbagai usulan yang muncul di lapangan.
Itu berarti, ciri berikutnya dari acara itu antara usulan dan solusi segera tidak dipisahkan tempo yang terlalu lama. Dengan demikian, permasalahan masyarakat yang melintang di jalur pedesaan langsung direspon oleh mesin birokrasi secara cepat.
Ia mengatakan, untuk tahun 2009 Dialog Solutif dilaksanakan dalam 2 putaran pada bulan Januari. Putaran ke-30 dilaksanakan di Desa Ajung, sedangkan putaran ke-31 digelar di Desa Arjasa Kecamatan Arjasa tanggal 21 Januari. “Semuanya kita laksanakan dengan semangat dalam satu sistem dan gerakan untuk mencari solusi pembangunan bersama-sama,” ungkapnya.
Agoes mengutarakan, setelah Bedah Potensi Desa berakhir pada bulan Januari, maka bakal disambung dengan kegiatan Potret Desa pada bulan Pebruari. “Setelah menuntaskan acara Dialog Solutif di 31 kecamatan maka langsung akan dilanjutkan dengan kegiatan Potret Desa,” tandasnya.
Kegiatan ini akan mengulas soal kinerja pamong praja sebagai abdi negara dalam memberikan pelayanan pada masyarakat di tingkat desa dan kecamatan. “Dalam kegiatan tersebut Bupati bersama masyarakat akan mengevaluasi pelaksanaan pembangunan yang sedang berlangsung di dusun dan desa,” ujarnya.
Dengan begitu, para perangkat dusun, desa dan serta masyarakat sekitar melakukan diskusi bersama guna mendapatkan kesimpulan guna meningkatkan dinamisasi pembangunan yang berlangsung di pelosok desa dan dusun.(sal)


Posting Komentar

Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template custom by Adiguna