Rabu, Desember 24, 2008

Polres Jember Gelar Pasukan Ops Lilin 2008


Jemberpost.com,
Untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas selama Natal dan Tahun Baru 2009, Polri akan menggelar Operasi Lilin 2008 selama 10 hari. Penerapan Operasi Lilin itu sendiri akan dimulai sejak tanggal24 Desember 2008 hingga 2 Januari 2009. Operasi Lilin ini akan difokuskan pada kemanan, ketertiban, kelancaran lalu lintas, penyalahgunaan narkoba, pencurian dengan kekerasan dan aksi premanisme.
Menurut AKBP Drs. Ibnu Isticha, M. Hum saat memimpin upacara apel gelar pasukan Operasi Lilin 2008 dalam rangka Pengamanan Natal dan Tahun Baru,
Operasi Lilin ini bertujuan untuk meningkatkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Jember dalam merayakan Hari Natal dan Tahun Baru 2009. “Sasaran operasi ini adalah mobilitas manusia dan barang, baik yang menggunakan transportasi darat, laut dan udara termasuk pengamanan ibadah umat Kristiani yang dilaksanakan di gereja maupun di tempat ibadah lainnya serta bagi masyarakat lainnya yang merayakan tahun baru”, jelasnya.
Ia juga menegaskan, bahwa pihaknya akan mengerahkan sejumlah pasukan Polri yang telah disiapkannya sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat. “Inilah salah satu tugas kami sebagai Polri untuk memberikan pelayanan dan pelindung bagi masyarakat”, terangnya.
Ibnu Isticha menandaskan, Polri akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik, khususnya saat ini bagi masyarakat yang merayakan Hari Natal dan Tahun Baru.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Jember, AKP. Made Agus Prasetyo, di sela sela acara gelar pasukan mengatakan, dengan terselenggarannya Operasi Lilin 2008 ini, pengamanan Natal dan Tahun Baru 2009 merupakan upaya menciptakan kondisi masyarakat yang kondusif agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. “Operasi Lilin ini memang sudah rutin kami lakukan menjelang Natal dan pergantian tahun”, ungkapnya.
Lebih lanjut kata Made, Satlantas Jember juga akan terus mewaspadai kerawanan kecelakaan, misalnya yang ada di beberapa titik, yaitu titik rawan kecelakaan, daerah rawan pelanggaran, rawan bencana, rawan keramaian, tempat wisata dan tempat ibadah yanag ada di Kabupaten Jember. “Namun beberapa waktu lalu saat melakukan Operasi Oftensif, kami juga telah berhasil menjaring beberapa kendaraan yang memiliki potensi pidana dan rawan kecelakaan lalu lintas”, pungkasnya. (sal/dn)


Posting Komentar

Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template custom by Adiguna