
Jemberpost.com
Untuk memajukan dunia pendidikan bagi kebutuhan anak didik agar lebih memiliki kemampuan lebih perlu membutuhkan inovasi dan kreatifitas. Seperti yang sedang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Jember terkait dengan pendidikan kedepannyaDalam waktu dekat ini Pemerintah Kabupaten Jember akan melakukan kerjasama dengan Perhutani, membangun pendidikan ektrskurikuler bagi kalangan pelajar setingkat SD, SMP dan SMA di kawasan LTDI (Lapangan Degan Tujuan Istimewa) Garahan Silo Jember milik Perhutani.
“Kegiatan selain untuk tambahan pelajaran ekstra kurikuler juga diharapkan para siswa di Jember dapat meningkatkan rasa cintanya kepada hutan dan lingkungannya karena Jember dikelilingi banyak oleh hutan yang mulai hijau kembali,”ungkap Achmad Sudiyono, Kepala Dinas Pendidikan Jember ditemui kemarin saat ketika menutup Liga volly Piala Presiden Cup 2008 di GOR Kaliwates Jember.
Maksudnya, anak didik kita nantinya akan dikenalkan dan dikembalikan pada alam terbuka (Back to Nature), sambil mempraktekan ilmu didapatkan selama ini dibangku sekolah.
“Mereka sebari mengetahui jenis tanaman, membuat bibit tanaman, menanam lewat polibek sampai melakukan langkah penghijauan maka anak kita dengan sedirinya bisa mempraktekan IPA-nya. Apalagi disana tersedia tempat untuk mengenal jenis kupu-kupu dan tanaman langka,”tandasnya.
Rencananya kedepan nantinya setiap siswa baik SD, SMP dan SMA diberi tanggung jawab secra bergilir proses penghijauan itu. “Apa yang mereka lakukan, mulai dari pembuatan bibit sampai dengan penanaman nantinya ada tanggung jawab dari masing-masing sekolah, kalau perlu dilombakan bagi yang telah berhasil,”cetusnya.
Sehingga dari sini lewat generasi pada anak dan kalangan pelajar serta pemuda dapat sadar akan manfaat hutan sebagai payung dunia. “Dengan kecintaan mereka akan alam dan hutannya maka diharapkan mucul kesadaran tidak akan mudah menebang pohon, bahkan bisa menyadarkan orang tua dan tetangganya,”paparnya.
Tidak saja disana para pelajar diarahkan untuk kegiatan ekstra yang mengarah pada pengetahuan IPA (Ilmu Pengetahuan Alam), tetapi nantinya juga akan disediakan juga fasilitas permainan out bond. “Karena dengan out bond nantinya para pelajar dan pemuda Jember bisa melatih kemampuan diri,”terang Achmad Sudiyono.
Ketrampilan yang dimaksud menurut Kepala Dispendik Jember, siswa nantinya bisa siap dan lebih terampil. “Artinya dengan melatih ketrampilan lewat out bond dari halang rintang dan tantangan, diharapkan nantinya dapat melatih sikap mental dari anak didik kita agar berani menghadapi masalah, cepat mengambil langkah solusinya serta tidak gampang putus asa atau mudah menyerah,”terangnya.
Tidak hanya itu nantinya lahan digunakan kegiatan ekstra kurikuler dan out bond, akan tetapi kawasan LTDI juga akan dimanfaatkan arena motor crossyang bermanfaat untuk membina ketrampilam para pemuda kita yang memiliki hoby balap. “Sama dengan lainnya, berlatih cross di situ agar pemuda kita lebih mudah diarahkan dan dibina. Sekaligus dapat mengurangi kegiatan kebut-kebutan di jalan raya yang membahayakan pengguna jalan lainnya,”tambahnya.
Rencana kerja sama yang akan dilaksanakan tanggal 8 Agustus 2008 mendatang saat bersamaan Work Shop Nasional. Dinas Pendidikan Jember mewakili Pemerintah Kabupaten Jember menandatangani perjanjian di depan Direktur Utama Perum Perhutani dan Bupati Jember menadatangani MoU (Memorandum of Understanding). (sal/jok)
Kategori
Blog Archive
Rabu, Juli 30, 2008
Pelajar dan Pemuda Jember Diajak Back to Nature
Diposting oleh Team Redaksi
Label: Pendidikan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar